Berita Politik Pemerintahan Terbaru: Dinasti Politik Calon Walikota Solo Gibran Rakabuming

Gibran Rakabuming sekali anak dari Presiden Joko Widodo sekaligus Calon Walikota Solo menepis tudingan yang mengatakan bila dirinya menjadikan restu dari PDIP karena dinasti politik. Ia sendiri menegaskan bahwa dalam mengikuti Pilkada 2020 terdapat kandidat yang menang dan kalah, ia pun menyatakan warga Solo tidak mewajibkan warganya untuk memilih ia pada Pemilihan Wali Kota mendatang. Berita politik pemerintahan ini sempat booming di tengah-tengah berita pandemik Covid-19.

                Warga Solo menerima Gibran Rakabuming dengan tangan terbuka, tidak ada unsur dinasti politik dalam pencalonan dirinya sebagai Walikota Solo. Dirinya pun menjelaskan alasan mengapa memilih jalur politik dan meninggalkan pekerjaannya sebagai seorang pengusaha. Gibran mengatakan bahwa jika menjadi seorang pengusaha, ia hanya dapat menyentuh karyawan-karyawannya saja. Namun ketika masuk ke dalam duni politik, terutama di Solo maka ia dapat menyentuh seluruh warga Solo melalui kebijakan yang ia buat.

Mendapat Restu DPP PDIP

Berita Politik Pemerintahan Terbaru: Dinasti Politik Calon Walikota Solo Gibran Rakabuming

                Putra sulung dari Presiden Joko Widodo yaitu Gibran Rakabuming berpasangan dengan Teguh Prakoso dalam persaingan Pilkada 2020 mendatang. Gibran mengaku bersyukur dan merasa terhormat telah mendapatkan rekomendasi dari PDIP untuk berpasangan dengan Teguh Prakosa. Dalam persaingan untuk mendapatkan rekomendasi tersebut, Achmad Purnomo selaku wakil walikota Solo terpental walaupun ia adalah tokoh senior di PDIP Solo.

                Dalam berita politik pemerintahan pekan ini, Gibran bersama dengan Teguh Prakosa akan menjalin komunikasi yang lebih intens dengan jajaran DPC PDIP kota Solo. Mereka berdua juga akan mengikuti berbagai arahan dari Ketua DPC PDIP kota Solo, yaitu F.X. Hadi Rudyatmo dalam meraih kemenangan di Pilkada 2020. Gibran mengakui bahwa pertemuannya dengan pasangannya yaitu Teguh Prakosa di Kantor DPC PDIP kota Solo adalah kali pertama bertemu setelah mendapatkan undangan rekomendasi DPP PDIP. Teguh Prakosa sendiri adalah seorang Sekretaris DPC PDIP kota Solo. Pertemuan resmi keduanya dilakukan secara virtual dan dipimpin langsung oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Teguh Prakosa sebagai pasangan bakal calon wakil walikota Solo siap mendampingi Gibran dalam Pilkada 2020. Teguh menyebutkan bahwa Gibran memiliki wawasan yang luas dan energik sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat kota Solo.

                Teguh Prakosa menyebutkan ada calon dari lima daerah yang ada di Jawa Tengah, termasuk kota Solo akan mendapatkan rekomendasi untuk Pilkada 2020 di DPD PDIP Jawa Tengah. Pada undangan tersebut tertera Ketua, Bendahara, Sekretaris DPC PDP, Ketua Pemenangan Pilkada 2020 dan juga dua undangan yang menyebutkan nama bakal calon, yaitu Gibran Rakabuming dan Teguh Prakosa.

Berita Politik Pemerintahan Gibran Mendapatkan Dukungan Gerindra

berita politik pemerintahan

                Selain mendapatkan dukungan dari PDIP, Gibran Rakabuming yang maju dalam Pilkada 2020 kota Solo juga mendapatkan dukungan dari Gerindra, berita ini masuk ke dalam berita politik pemerintahan pekan ini. Dukungan dari Gerindra dibuktikan dengan adanya penyerahan surat rekomendasi yang ditandatangani langsung oleh Prabowo Subianto selaku Ketua Umum DPP dan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra pada tanggal 3 Agustus 2020 di Semarang, Jawa Tengah.

                Gibran menyampaikan ucapan terima kasih kepada Prabowo Subianto atas dukungan Partai Gerindra terhadap dirinya dan Teguh Prakosa yang akan maju dalam Pilkada 2020 di kota Solo mendatang. Ia juga meyakini dengan adanya dukungan dari Partai Gerindra akan menambah kekuatan politik ketika bertarung di Pilkada 2020. Dalam waktu dekat Gibran dan Teguh akan segera melakukan komunikasi dan koordinasi yang intensif dengan DPC Partai Gerindra kota Solo.

                Selain Gibran dan Teguh, terdapat sembilang pasangan calon kepala daerah yang mendapatkan dukungan dari DPP Gerindra Jawa Tengah, pasangan tersebut adalah Joko Santosa – Wiwaha Aji Santosa (Sukoharjo), Agustinus Susanto – Rahmad Kabuli Jarwinto (Purworejo), Arif Sugiyanto – Ristawati Purwaningsih (Kebumen) dan Bintang Narsasi – Gunawan Wibisono (Kabupaten Semarang). Ada juga Umi Kulsum – Agus Sugiyanto (Blora), Hartanto – Joko Purnomo (Wonogiri), Sri Sumarni – Bambang Pujiyanto (Grobogan), One Krisnata – Muhammad Fajri (Klaten) dan Hendrar Prihadi – Hevearita Gunaryanti Rahayu (Kota Semarang).

                Abdul Wachid selaku Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah meminta calon peserta Pilkada 2020 yang telah memperoleh rekomendasi untuk meningkatkan solidaritas dengan partai pendukung dan partai koalisi di semua tingkatan serta berupaya meningkatkan elektabilitas dan popularitas dengan terjung langsung ke tengah masyarakat. Setiap calon peserta Pilkada 2020 harus menyiapkan dan melaksanakan program-program yang berorientasi pada masyarakat kurang mampu dan masyarakat kecil, menjalin komunikasi yang baik antar pasangan calon dengan partai pengusungnya, sukarelawan dan juga tim pemenang agar dapat menang dalam Pilkada 2020 mendatang. Partai Gerindra sendiri menargetkan untuk dapat mengantongi kemenangan 50% dari 21 pilkada yang digelar serentak di Jawa Tengah pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang. Diharapkan pula calon peserta Pilkada yang terpilih amanah dan merealisasikan program serta janji kampanye yang sudah dirumuskan.